RG – UG PPI 99 Rancabango Mengadakan Seminar Kesehatan

PESANTREN PERSATUAN ISLAM 99 RANCABANGO, GARUT – Rijalul Ghad-Ummahatul Ghad salah satu organisasi yang berdiri di pesantren Persatuan Islam (PERSIS). Organisasi Rijalul ghad Ummahatul ghad (RG-UG) merupakan organisasi yang melingkupi peserta didik atau santri dalam pesantren. Oleh karena itu, kami kepengurusan Rijalul Ghad-Ummahatul Ghad PPI 99 Rancabango mengadakan seminar Kesehatan pada hari Minggu, 10 September 2023 yang bertemakan “Kuat dan Terawatnya Kesehatan Otak Santri Di Era Digital” juga “Meningkatkan dan Menjaga Kekebalan Tubuh Santri Agar Terhindar Dari Berbagai Penyakit Kulit.”
Kegiatan diawali dengan penyampaian kata sambutan yang disampaikan oleh Muhammad Fawaz Akhtar Ketua Rijalul Ghad PPI 99 Rancabango yang menyampaikan bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan seminar seperti ini karena dapat memberikan pengalaman serta pembelajaran baru bagi santri PPI 99 Rancabango terkhusus pada bidang kesehatan santri.
“Acara ini saya adakan bukan semena-mena asal ada. Tapi dengan tujuan tertentu yang saya harapkan diantaranya ingin merubah pola pikir santri yang mudah tercemar dan hal-hal luar yang dapat merusaknya juga ingin menjadikan santri sebagai generasi muda yang kuat dan tidak mudah terkena penyakit. Harapan untuk kedepannya, semoga acara yang seperti ini bisa dikembangkan kembali sesuai kebutuhan atas keluhan-keluhan yang ada pada diri santri dengan tujuan untuk mencegah juga mengobati timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan.” Ujar Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar, Dhifa Khoeru Rosyad (15 tahun).
Kegiatan seminar di adakan dengan mengundang dua pemateri sekaligus yaitu dari pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut dan mengundang seorang Dosen Farmasi Universitas Garut.
Najmi Nur Sasmita (16 tahun) sebagai salah satu perwakilan dari santri yang menjadi peserta seminar memberikan tanggapannya. “Menurutku kegiatan kali ini sangat bagus terlebih judul yang diambil dalam kegiatan Seminar kali ini tentang kesehatan jadi dapat menambah pengetahuan yang menurutku itu sangatlah penting. Dan yang paling aku kagum dari angkatan ini kalian dapat memilih pemateri-pemateri yang tidak monoton jadi tidak membuat kami mengantuk. Harapanku dalam kegiatan ahadan selanjutnya adalah kegiatan yang pasti sangat asik dan tidak monoton.”
“Dari BNN sangat menyambut baik. Kegiatan ini sangat membantu BNN untuk mensosialisasikan terkait narkotika ke lingkungan sekitar pesantren. Ingin teman- teman banyak memahami kondisi dilapangan terkait narkotika. Secara Keseluruhan BNN sudah pasti membahas terkait bahayanya narkotika, tetapi tak hanya itu BNN pula membahas cara meningkatkan kualitas pada diri karena ikhtiar untuk memvaksin tantangan didepan.” Jelas Ibu Yantri Pratiwi M.I.kom (37 tahun) Sebagai Penyuluh Narkoba Ahli Muda dari BNN Kabupaten Garut.
Seminar kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab ada yang mengatakan bahwa berhasil tidaknya pemateri dilihat dari saat sesi tanya jawab, seberapa banyak minat peserta yang akan bertanya kepada pemateri. Di seminar Kesehatan ini, banyak sekali peserta yang bertanya, dan sayangnya karena terkendala waktu, tidak semua penanya ditampung oleh moderator. Seminar diakhiri pada pukul 15.30 WIB. Secara keseluruhan kegiatan seminar ini berjalan lancar.
Content Writer: Dea Sabiha Munawarin (16 tahun, Santri PPI 99 Rancabango, Sekaligus Pengiat Ekstrakulikuler Literasi)



